Tags

, ,

Sudah lama saya tidak menulis sesuatu yang ringan (iya, menulis dan sesuatu yg ringan :p) dan saya akan coba mulai dari pengalaman saya minggu lalu “pulang” ke Ubud

ceritanya senin lalu saya berencana menemui beberapa teman lama di Ubud. Selain untuk reunian, saya sengaja kesana untuk kembali mengunjungi tempat-tempat yang biasanya saya datangi ketika masih tinggal disana. Dan tentu saja tempat pertama yang saya datangi adalah Setra Dalem Puri Ubud

20120826-103444.jpg

Mungkin agak aneh kalau mendengar saya suka nongkrong di setra, tapi bukan untuk hal-hal yang abnormal ya (hahaha) tapi karena disana ada satu penjual sate babi yang (menurut saya) terbaik di sekitaran Ubud.

20120826-104232.jpg

Yang membuat saya ketagihan dan rela berlama-lama di tempat ini, selain karena satenya yang enak dan murah, juga karena situasi sekitar yang nyaman.
Tempatnya jualannya, di trotoar pinggir jalan, pas di depan Pura Dalem Puri, jadi sambil menikmati sate babi, kita bisa menikmati suasana sekitar orang yang lalu lalang di sore hari.

Satenya sendiri simple, daging babi dengan bumbu racikan yang di sate di tempat, kemudian disajikan dengan ketupat, cabe, garam dan sedikit merica. Simple memang, tapi inilah yang saya suka dan menjadi makanan favorit sepanjang saya tinggal disini

Yang semakin membuat saya betah adalah keramahan orang-orang sekitar. Terkadang saya bisa berlama-lama disana karena pada akhirnya ngobrol hal-hal random dengan orang-orang yang juga membeli sate pak Dewa, sambil menikmati sate bersama-sama

Jika sekiranya kebetulan mampir di sekitaran Ubud, tidak ada salahnya untuk mampir dan mencoba.
Pak Dewa sendiri biasanya mulai buka lapak sekitar jam 4 sore sampai 7 malam (tergantung stock sate yang dibawa)🙂

20120826-105731.jpg

write on mobile device